Semua insight
Desain

Cara Menulis Brief Website yang Jelas

2026-06-15 · 6 menit baca

Brief bukan dokumen formal setebal buku. Idealnya cukup satu halaman yang menjawab beberapa pertanyaan dengan jujur.

Siapa audiensnya? Jelaskan orang nyata, bukan "semua orang". Semakin spesifik, semakin mudah membuat keputusan desain.

Apa satu tindakan yang Anda inginkan dari pengunjung? Menghubungi, memesan, mendaftar, membaca. Kalau ada lima tujuan sekaligus, biasanya tidak ada yang tercapai.

Website apa yang Anda suka, dan kenapa? Kirim 2–3 contoh dengan catatan singkat. "Suka ini" kurang membantu; "suka ini karena navigasinya sederhana" sangat membantu.

Apa yang sudah pasti dan apa yang masih fleksibel? Logo, warna brand, teks yang wajib ada — sebutkan di depan. Itu menghemat banyak putaran revisi.

Brief yang jujur soal keterbatasan lebih berguna daripada brief yang ambisius tapi kabur.